Cingkarabala & Upatabala
Hallo Sobat Budaya. Pecinta Wayang Jawa
Sinau Wayang Part #9, Jumat Legi tanggal 9 Januari 2026, Rienz Kinarya melanjutkan Tokoh Kadewatan, kali ini tokoh yang Rienz Kinarya hadirkan adalah CINGKARABALA & UPATABALA.
CINGKARABALA & UPATABALA, adalah dua raksasa kembar putra Prabu Patanam, raja jin di jasirah Dahulagiri, sebelah timur laut pegunungan Tengguru/Himalaya. Ia mempunyai seorang kakak berwujud lembu Gumarang (lembu yang mempunyai dasar warna bulunya putih bertaburkan merah kuning keemasan) bernama Nanda/Nandi/Nandini atau Handini, yang menjadi kendaraan pribadi Sanghyang Manikmaya/Batara Guru, raja Tribuana.
Sebagai putra raja jin, Cingkarabala dan Upatabala sangat sakti. Mereka bertubuh gemuk pendek (untuk ukuran raksasa) dan berwajah menyeramkan, mencerminkan wataknya yang kejam. Namun demikian, Cingkarabala dan Upatabala ikut diboyong oleh Sanghyang Manikmaya ke Suralaya. Keduanya mendapat tugas menjaga pintu gerbang Suralaya yang bernama Selamatangkep. Mereka mendapat kuasa penuh untuk menolak dan memperkenankan siapa saja makhluk yang keluar-masuk ke wilayah Suralaya.
- Judul Buku : Mengenal Tokoh-Tokoh Wayang (Jilid 1)
- Penulis : Drs. H Solichin, dan Ki Waluyo.
- Editor : Sumari, S.Sn. Penerbit : CV. ASIH JAYA








0 comments:
Posting Komentar