Batara Ismaya
Hallo Sobat Budaya. Pecinta Wayang Jawa
Sinau Wayang Part #19, Senin Legi tanggal 19 Januari 2026, Rienz Kinarya melanjutkan Tokoh Kadewatan, kali ini tokoh yang Rienz Kinarya hadirkan adalah BATARA ISMAYA.
BATARA ISMAYA, adalah putra kedua Sanghyang Tunggal dengan Dewi Wirandi/Rekatawati, putri Prabu Yuyut/Resi Rekatama, raja Samodralaya. Ia mempunyai dua saudara kandung bernama Sanghyang Tejamaya/Sanghyang Antaga dan Sanghyang Manikmaya. Sanghyang Ismaya juga mempunyai tiga saudara kandung seayah lain ibu, putra Dewi Darmani, putri Sanghyang Darmayaka dari Selong, masing-masing bernama Sanghyang Rudra/Dewa Esa, Sanghyang Dewanjali dan Sanghyang Darmastuti.
Sanghyang Ismaya dikenal pula dengan nama Sanghyang Punggung (Purwakanda). Ia menikah dengan Dewi Senggani, putri Saghyang Wening. Dari perkawinan tersebut, ia mendapatkan sepuluh orang putra, masing-masing bernama (1) Batara Wungkuan, (2) Batara Tembora, (3) Batara Kuwera, (4) Batara Wrahaspati, (5) Batara Syiwah, (6) Batara Surya, (7) Batara Chandra, (8) Batara Yama/Yamadipati, (9) Batara Kamajaya, dan (10) Batari Darmastutri.
Sanghyang Ismaya berwajah tampan. Suatu ketika ia berkelahi dengan Sanghyang Tejamaya karena memperebutkan siapa yang tertua diantara mereka dan berhak menjadi raja Tribuana. Akibatnya wajah mereka menjadi jelek. Oleh Sanghyang Tunggal mereka diberitahu, bahwa dahulu mereka lahir berwujud telur. Yang tertua Sanghyang Tejamaya (tercipta dari kulit telur), kemudian Sanghyang Ismaya (tercipta dari putih telur) dan Sanghyang Manikmaya (tercipta dari kuning telur).
Karena kesalahannya itu, Sanghyang Ismaya dan Sanghyang Tejamaya harus turun ke dunia. Sanghyang Tejamaya mendapatkan tugas memberi tuntunan para angkara dan berganti nama menjadi Togog. Batara Ismaya mendapat tugas menjadi pamong Trah Witaradya. Ia turun ke pertapaan Paremana menjelma pada cucunya sendiri, Smara/Semar putra Batara WUngkuan, yang menjadi saudara ipar Resi Manumayasa.
- Judul Buku : Mengenal Tokoh-Tokoh Wayang (Jilid 1)
- Penulis : Drs. H Solichin, dan Ki Waluyo.
- Editor : Sumari, S.Sn.
- Penerbit : CV. ASIH JAYA








0 comments:
Posting Komentar