Kalagumarang
Hallo Sobat Budaya. Pecinta Wayang Jawa
Sinau Wayang Part #21, Rabu Pon tanggal 21 Januari 2026, Rienz Kinarya melanjutkan Tokoh Kadewatan, kali ini tokoh yang Rienz Kinarya hadirkan adalah KALAGUMARANG.
BATARA KALAGUMARANG, adalah putra Batara Kalakeya, yang berarti cucu Batari Durga/Dewei Pramuni dengan Batara Kala, dari Kahyangan Setragandamayit. Batara Kalagumarang diperintahkan oleh Sanghyang Manikmaya untuk turun ke Arcapada mencari seperangkat gamelan ketoprak. Benda tersebut sangat diperlukan oleh Sanghyang manikmaya untuk memenuhi permintaan Dewi Tisnowati, Wanita yang tercipta dari cupu Retnadumilah milik Sanghyang Kanekaputra yang jatuh ke dalam rongga mulut Hyang Anantaboga.
Karena mendapat wewenang untuk berbuat apa saja sesuai kehendaknya, dalam perjalanannya Batara Kalagumarang selalu membuat keonaran. Setiap dewa yang ditemuinya diperjalanan dihajarnya. Ias juga merusak perkampungan penduduk dan membunuh orang-orang yang tak berdosa. Tindakannya itu menimbulkan banyak kekacauan di dunia.
Pada suatu saat, Batara Kalagumarang bertemu dengan Dewi Sri, istri Sanghyang Wisnu. Ia langsung mengejarnya dan bermaksud untuk memperistrinya. Perbuatannya itu diketahui oleh Sanghyang Wisnu yang mengutuknya menjadi babi hutan. Mengetahui wujudnya berubah menjadi babi hutan, Batara Kalagumarang semakin marah dan beringas. Ia terus mengejar-ngejar Dewi Sri yang akhirnya sampai di Negara Medangkamulan. Batara Kalagumarang akhirnya mati dipanah oleh Prabu Makukuhan, yang sesungguhnya penjelmaan Batara Srigati, Putra Sanghyang Wisnu dengan Dewi Srisekar/Sri Widowati.
- Judul Buku : Mengenal Tokoh-Tokoh Wayang (Jilid 1)
- Penulis : Drs. H Solichin, dan Ki Waluyo.
- Editor : Sumari, S.Sn.
- Penerbit : CV. ASIH JAYA








0 comments:
Posting Komentar