SMK Negeri 1 Pleret, berlokasi di Jalan Imogiri Timur, km.9 Dusun Jati, Desa Wonokromo, Kapanewon Pleret, Daerah Istimewa Yogyakarta Terdapat 4 Kompetensi Keahlian, Yaitu: 1. Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) 2. Teknik Jaringan Tenaga Listrik (TJTL) 3. Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) 4. Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM)
Jika anda menempuh pendidikan di SMKN 1 Pleret, nanti akan berjumpa dengan Bu Rienz di kelas Seni Budaya. Kelas Seni Budaya hanya ditempuh di kelas X saja, dengan jumlah jam tatap muka 3 JPL dalam sepekan.
Ikatan Guru Indonesia (IGI) menyelenggarakan kegiatan yang sangat menarik, yaitu Sagusablog, atau SAtu GUru SAtu BLOG. Kegiatan ini diawali dengan kelas sagusablog dasar, kemudian bagi peserta yang lulus, diperbolehkan untuk mengikuti kelas sagusablog lanjut.
Hampir enam bulan perjalanan kegiatan PembaTIK tahun 2022 terlaksana dengan baik. Dimulai dari tahap level 1 hingga level 4 menjadi suatu pengalaman yang luar biasa. Banyak ilmu, pembelajaran dan pengalaman yang didapatkan sampai di penghujung PembaTIK tahun ini. Diikuti oleh 29.956 guru dari seluruh Indonesia pada level 1, hingga pada akhirnya menyisakan 34 Duta Teknologi Kemendikbudristek terpilih dari masing-masing provinsi. Pengumuman Duta Teknologi Kemendikbudristek (DTK) disampaikan melalui surat pengumuman dari Pusdatin pada hari Selasa, 22 November 2022 melalui laman simpatik.
Semburat jingga ditanggal cantik ini, 22-11-22 benar-benar tidak pernah terbayangkan di benak Bu Rien'z bahwa akan lolos sebagai DTK tahun 2022 ini. Kabar gembira sekaligus mengejutkan ini datang justru dari WhatsApp Grup Persiapan 5 besar yang dibentuk oleh Pak Marwan dari Sulawesi Selatan. Kami ber-4 yang pernah berkolaborasi bersama di SRB Raja Joss dan Jasuka sengaja membentuk grup ini untuk saling sharing dan menguatkan saat akan menghadapi seleksi 5 besar.
Tidak percaya, gemetar dan bersyukur campur aduk jadi satu. Bahkan sampai akhirnya dimasukkan dalam grup WhatsApp DTK 2022 oleh Pusdatin pun, bu Rien'z berasa masih mimpi. Selama 4 tahun berturut-turut mengikuti PembaTIK, tidak dipungkiri bahwa terbersit keinginan menjadi Duta seperti Ibu Endah Nurshinta yang menjadi inspirator selama ini. Namun dengan banyaknya peserta dan kemampuan peserta lain yang sangat hebat, menjadikan Bu Rien'z tidak berani menargetkan apapun. Murni ingin belajar dan menambah pengalaman. Hingga pada akhirnya berada di 30 besar kembali di level 4 kemarin, bu Rien'z sudah sangat bersyukur, apalagi bisa mencapai 5 besar dan akhirnya terpilih sebagai DTK, sungguh tidak terbayangkan sebelumnya. Sungguh tidak menyangka, bahwa tahun 2022 ini adalah tahun terakhir Bu Rien;z mengikuti PembaTIK.
Namun demikian, sujud syukur bu Rien'z panjatkan kehadirat Allah SWT, bersyukur atas pencapaian ini. Pencapaian ini bu Rien'z persembahkan kepada kedua orang tua kandung, kedua orang tua angkat suami dan anak-anak bu Rien'z. Tidak lupa pula, persembahan kepada bapak guru, wali kelas bu Rien'z ketika sekolah, Bapak Sunarto, A.Md., yang memberikan semangat dan motivasi saat dulu bu Rien'z mengalami keterpurukan akibat Bullying dari teman-teman di kelas. Beliau lah yang menguatkan bu Rien'z, membuka jalan pikiran bu Ruen'z yang hampir saja memutuskan untuk berhenti sekolah. Tanpa beliau, bu Rien'z tidak mungkin lanjut sekolah, kuliah dengan beasiswa Damandiri hingga menjadi guru seperti sekarang ini. Teriring doa untuk Bapak Sunarto, yang sekarang sedang terbaring, berjuang melawan sakitnya, semoga segera diberi kesembuhan dan pulih seperti sediakala.
"Pak, anakmu berhasil sampai detik ini. Pengorbanan dan perjuanganmu mendidikku telah menjadikan aku seperti sekarang ini. Segera sembuh dan sehat kembali, pak. Banyak cerita yang ingin aku sampaikan kepadamu."
Tahap Akhir Seleksi Calon DRB / Duta Teknologi 2022
Selasa, 15 November 2022
Lima Besar Kandidat DRB/Duta Teknologi 2022 menempuh serangkaian tahap akhir seleksi. Pada tahap ini, semua kandidat DRB/Duta Teknologi yaitu 5 Besar SRB dari masing-masing provinsi wajib mengikuti Uji Teknis dan Uji Wawancara Substansi sesuai dengan jadwal yang telah di tentukan, diantara hari Selasa - Rabu, 15 - 16 November 2022. Berdasarkan lampiran undangan, DIY tergabung dalam kelompok 6, bersama Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan Barat. Pelaksanaan uji teknis dan wawancara telah ditentukan dengan urutan sebagai berikut:
Semua Finalis 5 besar kandidat DRB melaksanakan Uji Teknis dan Wawancara Substansi secara tertutup. Artinya, masing-masing finalis diizinkan untuk masuk di Google Meet sesuai dengan jadwal masing-masing. Sehingga antara satu dengan yang lain tidak bisa saling melihat bagaimana proses uji teknis dan wawancara tersebut dilakukan. Tim penilai ada tahap ini seluruhnya adalah tim dari Pusdatin, dimana prosedur penilaian dilakukan secara obyektif dan transparan. Sesuai dengan kondisi yang terjadi saat uji teknis dan wawancara berlangsung.
Urutan pertama, dengan Kandidat Finalis Ibu Rofiana, dari SDN Pungkuran memulai uji teknis dan wawancara pada pukul 13.30 WIB dilanjutkan Ibu Mailatul Jannah dari SD Muhammadiyah Bantul Kota dan Bapak Edy Wahyu Wibowo dari SDN Tukharjo. Sementara Bu Rien'z mendapatkan urutan ke-4 dengan jadwal uji teknis pukul 15.00 WIB, dan terakhir Bapak Muhammad Fathkhul Damanhury dari SMPN 1 Tempel. Meskipun dijadwalkan pada pukul 15.00 WIB, bu Rien'z sendiri sudah mulai mempersiapkan diri sejak satu jam sebelumnya. Pukul 14.00 WIB, bu Rien'z sudah siap di depan laptop dengan mengenakan Kebaya berwarna Magenta (sesuai pesan Ibu Indah ketika Orientasi, bahwa penampilan juga merupakan bagian dari penilaian).
Jangan ditanya bagaimana perasaannya? Tentu saja bu Rien'z merasa Nervous, Deg-degan dan tidak dapat diceritakan bagaimana grogi dan gugupnya bu RIen'z menjelang pelaksanaan uji teknis dan wawancara ini. Ditambah lagi dengan suasana ruang Waka (Bu Rien'z pinjam ruang Waka untuk ujian) yang dingin karena remote AC nya hilang, membuat Bu Rien'z terpaksa bolak-balok ke kamar kecil.😀Membunuh perasaan grogi, bu Rien'z akhirnya ber-chatting ria dengan pak Hury dan pak Edy. Kami bertiga saling menyemangati dan saling menguatkan satu sama lain.
Jujur, kali ini adalah pertama kalinya bu Rien'z akan melakukan uji wawancara. Lalu, bagaimana persiapan yang bu Rien'z lakukan? Dengan keterbatasan pengalaman melakukan wawancara, Bu Rien'z banyak belajar dari rekan guru senior di SMKN 1 Pleret, termasuk Bapak Kepala Sekolah. Bu Rien'z meminta pendapat, trik dan tips dari beliau bagaimana strategi menghadapi wawancara. Alhamdulillan, beliau Bapak Pariyana sangat membantu, dengan membagikan pengalaman beliau ketika beberapa kali mengikuti uji wawancara. Bekal dari para senior dan Kepala Sekolah tersebut bu Rien'z praktikkan saat menghadapi tim penguji wawancara hari ini.
Pukul 14.50 WIB, Bu Rien'z menerima chat dari Bapak Deny dari Pusdatin. Beliau memperkenalkan diri sebagai penguji teknis hari ini. Dalam pesannya, beliau mengatakan bahwa karena satu dan lain hal, uji teknis mundur dari jadwal yang ditentukan, dan bu Rien'z akan dihubungi kembali oleh beliau pada pukul 15.15 WIB untuk masuk ke room meeting.
Tepat pukul 15.14 WIB, Bu Rien'z mendapatkan notif untuk segera masuk ke room meeting. Setelah berdoa dan menarik nafas panjang, Bu Rien'z segera bergabung di room meeting menggunakan link Google Meet yang telah dikirimkan oleh Pak Deny. Pada awal uji teknis, Pak Deny memberikan pengarahan mengenai tata cara melakukan Uji Teknis, Poin-poin yang harus Bu Rien'z lakukan hingga kriteria penilaian dalam uji teknis ini.
Selama 30 menit, Bu Rien'z melakukan demonstrasi uji teknis sesuai soal tantangan yang disampaikan oleh pak Deny sebagai penguji. Berbekal pengalaman menjadi narasumber dan membuat video tutorial, pelaksanaan uji teknis ini tidak mengalami banyak kendala. Apalagi didukung oleh kekuatan jaringan yang cukup memadai, sehingga proses uji teknis berjalan lancar.
Selanjutnya, Pak Deny memberikan link Google Meet kedua untuk masuk ke room meeting pada uji wawancara. Pada room Meeting kedua ini, Bu Rien'z telah ditunggu oleh tiga penguji, yaitu Bapak Yan Setiawan, Bapak Widodo, dan Ibu Irma, ketiganya adalah tim dari Pusdatin. Disapa dengan sangat ramah oleh pak Yan dan beliau memperkenalkan diri sebagi penguji, seklaigus memperkenalkan dua penguji lainya. Bu Rien'z pun menjadi lebih relaks ketika mendapatkan sambutan yang hangat dari beliau bertiga.
Jalan-jalan ke Alun-alun
Sempat mampir ke Tamansari
Selamat Siang, Assalamu'alaikum
Izinkan saya memperkenalkan diri
Burung Kenari terjebak getah karet
Ingin beranjak tak bisa pergi
Saya Rini dari SMKN 1 Pleret
Siap menjadi Duta Teknologi
Bu Rien'z mengawali perkenalan dengan melontarkan pantun sederhana di atas, setelah diizinkan oleh penguji. dilanjutkan dengan sesi wawancara yang dilakukan secara bergiliran oleg ketiga penguji.
Tak terasa, 30 menit berlalu tanpa merasa tertekan atau bagaimana. Bu Rien'z bersyukur bisa menyelesaikan tahap ini dengan baik tanpa kendala sedikitpun.
Selama 60 menit duduk di kursi panas finalis seleksi DRB/Duta Teknologi kali ini, merupakan pengalaman yang luar biasa. Banyak hal yang dapat bu Rien'z petik dari awal penentuan finalis, Orientasi hingga pelaksanaan Uji teknis dan Wawancara substansi ini. Soal bagaimana hasilnya nanti, Bu Rien'z pasrahkan kepada Allah SWT yang Maha Tahu apa yang terbaik untuk Bu Rien'z nantinya. Sampai tahap ini, Bu Rien;z hanya melaksanakan apa yang bisa dilakukan secara maksimal, sesuai kemampuan.
Jumat, 11 November 2022 pukul 15.00 - 16.00 WIB Tahap pertama proses seleksi Kandidat 5 Besar Calon Duta Rumah Belajar/Duta Teknologi Kemendikbudristek tahun 2022 diawali dengan pertemuan tatap maya untuk orientasi dan penjelasan teknis pelaksanaan seleksi. Melalui Zoom Meeting, Bu Rien'z beserta 170 Kandidat 5 Besar calon DRB dari 34 provinsi di Indonesia berkumpul dalam 1 frame tatap maya.
Dipandu oleh moderator nan cantik, ibu Tikka Fitria Syarief, Orientasi dan Penjelasan Teknis ini diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya adalah laporan penyelenggara PembaTIK, yang dalam kesempatan ini disampaikan oleh Sub. Kor Pusdatin Bapak Arief Dharmawan, mewakili beliau bapak Wibowo Mukti berhalangan hadir karena ada ketugasan lain.
Laporan Penyelenggara PembaTIK 2022
Dalam laporannya, bapak Arief Dharmawan menyampaikan bahwa saat ini ada 170 finalis PembaTIK level 4 yang merupakan 5 besar dari 34 Provinsi di Seluruh Indonesia. ke-170 finalis ini telah berhasil bertahan dan menyisihkan sebanyak 29.269 peserta PembaTIK yang terdaftar mulai level 1 tahun 2022 ini. Para peserta tersebut telah mengikuti tahap demi tahap seleksi, mulai dari level 1 (level Literasi) yang diadakan pada 27 Juni - 12 Agustus (melalui 50 gelombang dan 1 angkatan remidial) dilanjutkan ke level 2 (Level Implementasi) bagi peserta yang lulus di level 1. Level 2 (Level Implementasi) ini dilaksanakan pada tanggal 22 Juli hingga 31 Agustus 2022 sesuai gelombangnya masing-masing.
Berbeda dengan level 1 yang hanya mempelajari Modul secara mandiri, di Level 2 (level Implementasi) ini, peserta diberikan penugasan untuk mengimlementasikan materi pada Modul, melalui pembelajaran inovatif yang berpusat pada murid dengan memanfaatkan fitur-fitur di Rumah Belajar. Hasil implementasi tersebut wajib diunggah melalui akun YouTube peserta dan disematkan dalam Bukti Karya pada Platform Merdeka Mengajar.
Tahap selanjutnya, peserta yang dinyatakan lolos level 2 (level Implementasi) langsung masuk ke LMS bimtek Level 3 (Level Kreasi) yang dilaksanakan secara serentak pada tanggal 5 - 25 September 2022. Selama proses Bimtek Level 3 (Level Kreasi) ini, selain mempelajari Modul secara mandiri, Peserta juga mendapatkan pendampigan dari DRB tahun sebelumnya melalui Grup Telegram dan panduan penugasan melalui Google Meet.
Pada level 4 (Level Berbagi), tidak semua peserta yang lulus level 3 (Level Kreasi) bisa mengikutinya. Di level 4 (level Berbagi) ini hanya 30 peserta dari masing-masing Provinsi yang berhak untuk mengikuti, dengan melalui pertimbangan serta syarat dan ketentuan yang berlaku. Ke-30 Peserta level 4 ini, kemudian disebut sebagai Sahabat Rumah Belajar (SRB). Diawali dengan Kuliah Umum PembaTIK Level 4 yang dilaksanakan pada tanggal 11-12 Oktober 2022, semua peserta PembaTIK Level 4 juga mendapatkan pendampingan secara intensif dari para DRB daerah masing-masing, serta pendamping dari Pusdatin. Dalam Kuliah Umum selama 2 hari tersebut, peserta mendapatkan materi sebagai bekal untuk melaksanakan kegiatan berbagi dan berkolaborasi. [Baca Artikel]
Adapun pelaksanaan level 4 (level berbagi) adalah tanggal 13 - 31 Oktober 2022. Pada level ini, semua peserta melakukan kagiatan berbagi praktik baik pembelajaran inovatif, sosialiasi Rumah Belajar dan Platform Digital lainnya kepada rekan guru dan siswa di satuan pendidikan masing-masing dan sekitarnya. Kegiatan ini boleh dilakukan secara individu maupun kolaborasi dengan sesama Sahabat Rumah Belajar (SRB). Selama pelaksanaan kegiatan tersebut, pendamping dari masing-masing provinsi juga mengadakan pertemuan tatap maya untuk memperdalam pemahaman peserta dalam melaksanakan penugasan level 4. Pada pendalaman materi tersebut, pendamoing/tutor di masing-masing provinsi memberikan tips dan trik agar lolos di level 4. Bagaimana peserta membuat pelaporan dalam bentuk Vlog dan Blog.
Sambutan Kepala Pusdatin Kemdikbudristek
Setelah Bapak Arief Dharmawan menyampaikan laporannya, Acara dilanjutkan dengan Sambutan Kepala Pesdatin, Bapak Hasan Habibi sekaligus membuka kegiatan Seleksi 5 Besar Kandidat Duta Rumah Belajar 2022. Dalam sambutannya, beliau menyatakan bahwa kegiatan PembaTIK ini telah dilaksanakan rutin setiap tahun. Di masa sekarang ini, bagaimana seorang guru bisa membahagiakan Murid di dalam proses KBM, sementara ruang murid saat ini adalah berupa ruang digital. Melalui PembaTIK, harapannya semua guru bisa mengadakan suasana yang membahagiakan, menyenangkan dengan teknologi.
170 Finalis Kandidat Calon Duta Rumah Belajar, yang mulai tahun 2022 ini akan berubah sebutan menjadi Duta Teknologi, akan berperan sebagai etalase teknologi pembelajaran untuk melakukan lompatan untuk kemajuan Indonesia. Sementara itu, Teknologi hadir untuk menyempurnakannya. Kepada semua finalis kandidat calon Duta Rumah Belajar/Duta Teknologi, beliau berpesan bahwa niatkan diri untuk belajar melalui PembaTIK, dan niatkan juga sebagai sarana ibadah untuk menciptakan KBM yang menyenangkan murid.
Penjelasan Prosedur Uji Teknis dan Wawancara
Penjelasan teknis pelaksanaan uji teknis dan wawancara disampaikan oleh Ibu Indah dari Pusdatin Kemdikbudristek. Pertama, beliau menyampaikan jadwal pelaksanaan Uji Teknis seperti yang tercantum dalam surat undangan. Adapun rangkaian kegiatan yang harus dilalui oleh 170 finalis adalah Orientasi dan Penjelasan Teknis yang dilaksanakan hari ini, Jumat, 11 November 2022. Setelah mengikuti orientasi, semua finalis diwajibkan untuk melengkapi pemberkasan yang meliputi:
Profilling Calon DRB
Form Critical Incident (Pengalaman Penting dalam kurun waktu 2 tahun terakhir)
Rencana Aksi 1 tahun kedepan
Bahan Presentasi Jika Saya menjadi DRB
Panitia penyelenggara telah menyiapkan Template Profilling Calon DRB yang telah dishare melalui Google Drive dan disematkan dalam Surat Undangan. Para finalis tinggal mengisikan form/template tersebut tanpa merubah tampilan dan tata urutannya. Isi profilling disesuaikan dengan kondisi yang sebenarnya, profil diri Calon DRB dan Curicullum Vitae sesuai dengan petunjuk pada template. Untuk mengisi Slide Dokumentasi bisa diisikan foto-foto/gambar kegiatan selama di level 4 yang belum tercantum dalam laporan Blog maupun Vlog.
Sementara untuk pengisian Critical Incident adalah menuliskan pengalaman penting yang dialami oleh finalis dalam kurun waktu 2 tahun terakhir, baik itu pengalaman yang paling membanggakan, maupun pengalaman kegagalan yang mengecewakan. Lingkup pengalaman bebas, namun alangkah lebih baik jika pengalaman tersebut berhubungan dengan ketugasan/pekerjaan.
Dijelaskan pula, penyusunan rencana aksi dibuat dalam bentu Powerpoint maksimal 3 slide. Masing-masing rencana kegiatan memuat informasi sebagai berikut:
Nama Kegiatan
Waktu
Sumber Daya
Potensi Hambatan
Rencana Implementasi
Dalam rencana aksi tersebut, buatkah rencana kegiatan yang menarik, efisien dan efektif. Perlunya kerjasama dengan pihak lain agar kegiatan bisa terlaksana dengan baik.
Terakhir, mengenai Presentasi Jika Aku Menjadi DRB, tuliskan pengandaian finalis jika lolos sebagai DRB. Apa yang akan dilakukan? Bagaimana? dan seperti apa implementasinya. Presentasi ini dibuat maksimal 5 slide dengan desain bebas, disesuaikan dengan kreativitas masing-masing. Dalam presentasi ini, bagaimana caranya para finalis bisa membuat dewan juri terpukai dan tertarik dengan presentasinya.
Keempat file tersebut harus diupload ke Google Drive panitia paling lambat hari Senin, 14 November 2022 pukul 12.00 WIB.
Teknis Pelaksanaan Uji Teknis dan Wawancara
Pelaksanaan Uji Teknis dan Wawancara dijadwalkan hari Selasa - Rabu, tanggal 15 - 16 November 2022 sesuai pembagian kelompok dan jadwal yang telah ditentukan dalam Surat Undangan.
Dalam jadwal, masing-masing finalis akan menjalani 2 sesi tes, yaitu 30 menit pertama menjalani uji teknis yang akan dipandu oleh Juri, dan 30 menit berikutnya, finalis akan menjalani sesi Wawancara Substansi dersama 3 orang Juri dari Pusdatin. Diharapkan semua finalis bisa masuk ke room tepat waktu sesuai jadwal, karena waktu yang tersedia sangat terbatas dan semua peserta saling menunggu antrian.
Dari 30 peserta PembaTIK Level 4 DIY tahun 2022 ini, telah terpilih 5 peserta yang akhirnya berhak maju ke tahap selanjutnya, yaitu tahap seleksi Duta Rumah Belajar/ Duta Teknologi 2022. Kelima peserta tersebut terpilih melalui tahapan penilaian kinerja dan action plan yang di lakukan selama 2 kegiatan PembaTIK level 4, antara tanggal 13 - 30 Oktober 2022. Adapun peserta PembaTIK Level 4 yang masuk kedalam kategori 5 Besar DIY adalah:
Rofiana (SD Negeri Pungkuran)
Mailatul Jannah (SD MUhammadiyah Bantul Kota)
Edy Wahyu Wibowo (SD Negeri Tukharjo)
Rini Sri Lestari (SMK Negeri 1 Pleret)
Muhammad Fathkul Damanhury (SMP Negeri 1 Tempel)
Belum selesai perjalanan kelima peserta di atas di PembaTIK Level 4 ini. Mereka masih harus menempuh 1 tahap lagi, yaitu tahap Uji Teknis dan Wawancara bersama tim Juri (penilai) yang nantinya, hasil tahap terakhir ini akan menentukan salah satu peserta yang layak menjadi Duta Rumah Belajar/Duta Teknologi tahun 2022 ini.
Napak Tilas Perjalanan di PembaTIK
Sampai ke tahap ini, merupakan hal yang sangat Bu Rien'z Syukuri. Saat ini adalah pencapaian tertinggi yang Bu Rien'z alami selama mengikuti PembaTIK sejak tahun 2019. Ya, Bu Rien'z telah mengikuti PembaTIK selama empat tahun berturut-turut. Awal kenal program PembaTIK ini, saat Bu Rien'z mengikuti kegiatan Pelatihan/Bimtek Pembuatan media pembelajaran menggunakan aplikasi Articulate Storyline di BTKP, Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Balai Tekkomdik) Daerah Istimewa Yogykarta pada bulan Maret 2019 lalu. Dihari ketiga pelatihan, ada salah satu narasumber yang sangat menginspirasi Bu Rien'z (dan Bu Rien'z langsung nge-fans saat itu juga), beliau adalah Ibu Endah Nurshinta, yang pada akhirnya lebih akrab dipanggil Bu Shinta. Beliau Duta Rumah Belajar pertama dari DIY pada tahun 2017.
Alhamdulillah, Semua tugas PembaTIK Level 4 sudah diselesaikan dengan baik. Hari demi hari tercatat sebagai pengalaman yang luar biasa. banyak hikmah yang dipetik, banyak ilmu yang diambil dan banyak saudara yang didapatkan.
Perjalanan Bu Rienz selama mengikuti PembaTIK Level 4 ini dimulai dari pengumuman kelulusan PembaTIK level 3. Saat itu, tidak terbayangkan bisa masuk ke 30 besar kembali. mengingat, semakin lama, rekan-rekan guru semakin canggih dan pandai teknologi.
Sejak diumumkan peserta PembaTIK level 4 masuk ke kelas, masih belum yakin juga, hingga akhirnya tergabung di Grup WA DIY-PembaTIK Level 4.
Bahagia, bingung campur aduk. Tidak yakin bisa melalui semuanya, karena saat pelaksanaan bersamaan dengan kegiatan penyusunan DUPAK. akhirnya dengan niat Bismillahirahmanirrahiim Bu Rien'z mantapkan hati untuk terus maju.
Berikut adalah Peserta PembaTIK Level 4 DIY:
Kegiatan Kuliah Umum PembaTIK Level 4
30 Peserta PembaTIK Level 4 dari Daerah Istimewa Yogyakarta didampingi oleh 9 Tutor yang terdiri dari 3 Tutor dari Pusdatin dan 6 Tutor Duta Rumah Belajar dari DIY, Maluku, dan Papua Barat. Para Tutor mendampingi para peserta dengan sangat sabar, merespon segala pertanyaan dari peserta dengan sangat baik.
Kegiatan awal di PembaTIK Level 4 ini adalah Kuliah Umum PembaTIK Level 4 bersama Pusdatin dan semua Peserta PembaTIK Level 4 dari seluruh Indonesia. Kegiatan Kuliah Umum ini dilakukan dalam dua hari, yaitu pada hari Selasa-Rabu, 11-12 Oktober 2022. Kuliah Umum ini bertujuan untuk memberikan materi dasar pembaTIK Level 4, sekaligus membuka wawasan peserta mengenai tugas pokok seorang pendidik masa kini.
Kuliah Umum Hari Pertama mengangkat topik mengenai teknologi dalam pendidikan. Beliau bapak Prof. Dr. Ir. R. Eko Indrajit, M.Sc., MBA., M.Phil., M.A., mengatakan bahwa sebagai pendidik, kita harus siap dan harus mau menerima segala perubahan itu. dan harus paham, bahwa suka tidak suka, mau tidak mau kita akan sampai pada masa itu dan ekosistem akan sampai ke situ (metaverse).
Sementara materi pada Kuliah Umum hari kedua juga tidak kalah menariknya, yaitu pentingnya public speaking bagi guru. Pakar Public speaking, Bapak Nino Budiyanto mengatakan bahwa pendidik sangat perlu menguasai publik speaking. karena bisa saja, bukan idenya atau materinya yang ditolak oleh audience (murid), tapi orangnya (yang menyampaikan) karena tidak menguasai publik speaking dengan baik.
Selain kegiatan Kuliah Umum yang telah dilaksanakan pada tanggal 11 & 12 Oktober 2022 lalu, masing-masing daerah juga mengadakan coaching atau pendampingan peserta PembaTIK Level 4. Kegiatan ini lebih bersifat penjelasan teknis pelaksanaan tugas PembaTIK Level 4, mulai dari kegiatan di LMS, kegiatan di lapangan hingga pelaporan kegiatan yang harus dilampirkan pada LMS Simpatik.
Selama dua hari pula, keempat DRB DIY, DRB Maluku dan DRB Papua Barat didampingi oleh perwakilan dari Pusdatin mengadakan pertemuan virtual untuk menjelaskan teknis pelaksanaan PembaTIK Level 4 ini.
Hari pertama membahas tentang membuat karya tulis ilmiah, strategi komunikasi & kolaborasi, serta Media Sosial untuk berbagi. [Baca Artikel]
Hari Kedua membahas materi mengenai tips melakukan sosialisasi, pelaporan tugas Level 4 pada Blog dan Vlog, serta Pengumpulan tugas pada LMS Simpatik. [Baca Artikel]
Mohon Doa Restu dan Dukungan dari Kepala Sekolah, Pengawas dan Kepala Balai Dikmen Bantul
Setelah mendapatkan Surat permohonan dukungan dari Pusdatin Kemdikbudristek, pada hari Selasa, tanggal 18 Oktober 2022, Bu Rien'z langsung minta izin kepada Kepala SMK Negeri 1 Pleret untuk mohon doa restu dan mohon dukungan dari beliau. Bapak Pariyana, S.Pd., M.T. mendukung dan memberi motivasi kepada Bu Rien'z agar tetap semangat menjalani takdir, menjalani setiap langkah yang digariskan. Beliau berharap agar adanya perwakilan SMKN 1 Pleret pada PembaTIK Level 4 ini, bisa memberikan motivasi dan menginspirasi bagi rekan guru yang lainnya.
Siangnya, Bu Rienz Sowan ke Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Bantul untuk menyampaikan surat permohonan dukungan dari Pusdatin kepada Kepala Balai. Tak disangka, di lobby kantor Baldik berjumpa dengan bapak Drs. Amik Setiaji, M.Pd. Beliau agalah pengawas pembina, sekaligus guru Bu Rien'z saat masih sekolah dulu. Tentu saja, Bu Rien'z tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Bu Rienz segera menyampaikan perihal PembaTIK Level 4 ini, sekaligus mohon doa restu kepada Bapak Pengawas. ALhamdulillah, dukungan yang tulus beliau berikan kepada Bu Rien'z sekaligus untaian doa yang luar biasa menumbuhkan semangat di hati Bu Rien'z.
Pada akhirnya, tujuan utama sowa ke Baldik bisa terlaksana. Secara kebetulan, Bapak Ismunardi, S.Pd.M.M. sedang berada di kantor. langsung saja, bu Rien'z menyampaikan Surat permohonan dukungan dan mohon izin agar diperbolehkan untuk melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah.
Artikel pada aktivitas ini dapat di baca [di sini]
Sapa Rumbel Episode 9
Kegiatan yang tidak kalah menarik kembali dilaksanakan oleh Tim PembaTIK Level 4 dan Pusdatin Kemendikbudristek. Pada hari Jumat, 21 Oktober 2022 dilaksanakan Kegiatan Sapa Rumah Belajar episode 9 yang menyampaikan materi keren, mengenai Tips dan Trik meraih kesuksesan menjadi 5 besar PembaTIK Level 4.
Dari kegiatan ini, para fasilitator memberikan tips dan triknya bagaimana berbagi, bagaimana meloby/memohon dukungan dari berbagi pihak, dan bagaimana trik kolaborasi agar berhasil. Sapa Rumbel Episode 9 ini sangat mencerahkan semua pendidik, karena mmberikan informasi teknis yang sangat jelas dan sistematis.
Daily DisPraBa RumBel (DISeminasi PRAktik BAik RUMah BELajar)
Aktivitas Bu Rien'z dalam rangka berbagi praktik baik ini menggunakan istilah DisPraBa yaitu merupakan akronim dari Diseminasi Praktik Baik. Aktivitas DisPraba ini dilakukan secara daring dan luring. Apa kegiatan DisPraBa yang Bu Rien'z lakukan?
DisPraBa #1 (Bersama POT SMKN 1 Pleret); Dilaksanakan selama 3 hari, yaitu hari Rabu-Jumat, tanggal 19-21 Oktober 2022. Bertempat di Musholla SMKN 1 Pleret. [Baca Artikel]
DisPraBa #2 (Bersama MGMP Seni Budaya SMK) Dilaksanakan pada hari Kamis, 20 Oktober 2022 melalui sambungan Google Meet. [Baca Artikel]
DisPraBa #3 (Bersama Guru-Guru SMKN 1 Pleret); Dilakukan pada Hari Senin, 24 Oktober 2022. [Baca Artikel]
DisPraBa #4 (Bersama anak-anak Omah Mindhi); Dilakukan pada Hari Minggu, 23 Oktober 2022.[Baca Artikel]
DisPraBa #5 (Bersama Komunitas RAJA JOSS); Dilaksanakan secara daring melalui link Google meet pada hari Senin, 24 Oktober 2022 Pukul 10.00 WIB. [Baca Artikel]
DisPraBa #6 (Bersama SRB Lintas Jenjang); Dilaksanakan secara daring pada hari Selasa, 25 Oktober 2022 Pukul 18.30 WIB. [Baca Artikel]
DisPraBa #7 (Roadshow H1-1 di SMK tamansiswa Imogiri); Dilaksanakan pada hari Rabu, 26 Oktober 2022 Pukul 09.00 WIB. [Baca Artikel]
DisPraBa #8 (Roadshow H1-2 di SMK Pembangunan Dlingo); Dilaksanakan pada hari Rabu, 26 Oktober 2022 Pukul 10.00 WIB. [Baca Artikel]
DisPraBa #9 (Roadshow H1-3 di SMK Negeri 1 Dlingo); Dilaksanakan pada hari Rabu, 26 Oktober 2022 Pukul 11.00 WIB. [Baca Artikel]
DisPraBa #10 (Roadshow H2-1 di SMK Muhammadiyah Bangunjiwo); Dilaksanakan pada hari Kamis, 27 Oktober 2022 Pukul 08.30 WIB. [Baca Artikel]
DisPraBa #11 (Roadshow H2-2 di SMK Cokroaminoto Pandak); Dilaksanakan pada hari Kamis, 27 Oktober 2022 Pukul 09.30 WIB. [Baca Artikel]
DisPraBa #12 (Roadshow H2-3 di SMK Negeri 1 Pajangan); Dilaksanakan pada hari Kamis, 27 Oktober 2022 Pukul 10.30 WIB. [Baca Artikel]
DisPraBa #13 (Roadshow H2-4 di SMK Negeri 1 Sanden); Dilaksanakan pada hari Kamis, 27 Oktober 2022 Pukul 13.30 WIB. [Baca Artikel]
DisPraBa #14 (Roadshow H3-1 di SMK Negeri 1 Sewon); Dilaksanakan pada hari Jumat, 28 Oktober 2022 Pukul 08.30 WIB. [Baca Artikel]
DisPraBa #15 (Roadshow H3-2 di SMK Kesehatan Bantul); Dilaksanakan pada hari Jumat, 28 Oktober 2022 Pukul 09.30 WIB. [Baca Artikel]
DisPraBa #16 (Roadshow H3-3 di SMKMuhammadiyah 2 Bantul); Dilaksanakan pada hari Jumat, 28 Oktober 2022 Pukul 10.30 WIB. [Baca Artikel]
Vlog Utama perjalanan Bu Rienz di PembaTIK Level 4
Demikian Catatan Perjalanan Bu Rien'z pada Kegiatan PembaTIK Level 4 Tahun 2022
Tak terasa sudah di tujuan terakhir Roadshow DisPraBa RUmBel kali ini. Di SMK Muhammadiyah 2 Bantul ini, Bu RIen'z bertemu langsung dengan Bapak Kepala Sekolah. Beliau masih sangat muda, dan sangat ramah. Setelah berbincang sejenak di RUang tamu, Beliau mohon izin untuk menyiapkan bapak/ibu guru yang sedang tidak mengajar agar berumpul di ruang guru.
Tidak jauh beda dengan di MK Kesehatan sebelumnya, Bu Rien'z menyampaikan diseminasi langsung to the point. Karena saat itu, waktu sudah menunjukkan pukul 10.45 WIB. Bu Rien'z juga merasa tidak enak, ketika nanti sampai mepet waktu SHolat Jumat.
Dengan singkat, bu Rien;z menyampaikan fitur rumah belajar, bagaimana membuat akun dan mengakses fitur-fiturnya? bagaimana memanfaatkan rumah belajar dalam KBM dan trik mengajak siswa untuk bersama-sama belajar menggunakan RUmah Belajar.
DI SMK Muhamadiyah 2 Bantul ini kebetulan juga ada mahasiswa PPL. Sekalian, salah satu mahasiswa juga Bu Rien'z ajak untuk ikut serta. paling tidak Mas PPL bisa mendapatkan referensi baru dalam mengajar.
Tak lupa Bu Rien'z juga menyisipkan pesan dari Balai Besar Guru Penggerak DIY mengenai pemanfaatan PMM yang masih minim di sekolah ini. Meskipun sekolah ini belum menggunakan kurikulum merdeka, namun, PMM perlu diakses oleh guru agar dapat memelajari dan mempersiapkan diri untuk menyambut kurikulum merdeka di tahun ajaran mendatang.
Rekaman kegiatan dapat disaksikan melalui tayangan berikut ini:
Hari Ketiga, Tujuan kedua kali ini adalah di SMK Kesehatan Bantul. Ssetelah melakukan diseminasi di SMK Negeri 2 Sewon, Bu Rien'z langsung meluncur ke Jalan Parangtritis Km No.11, Neco, Sabdodadi, Kec. Bantul, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55185. Agak terburu-buru, karena ini hari Jumat 28 Oktober 2022, waktu yang dimiliki sangat sedikit (target bu Rien'z sebelum jumatan sudah kembali ke sekolah) sementara roadshow hari ini ke tiga sekolah.
Begitu sampai, ternyata di SMK Kesehatan sedang bersamaan dengan rapat manajemen sekolah. Namun Alhamdulillah, Kepala Sekolah sudah mendelegasikan keada Ibu Fitri untuk membantu saya memfasilitasi kegiatan saya. Tidak perlu panjang lebar, Surat rekomendasi dan surat tugas saya sampaikan keada Bu Fitri, lalu saya diajak beliau untuk menemui bapak/ibu guru di ruang guru.
Bu Rien'z sangat memaklumi, ketika di ruang guru hanya tinggal 6 orang guru. Karena di sekolah ini, guru yang hadir di sekolah menyesuaikan dengan jadwal mengajarnya. Tidak apa, Bu Rien'z tetap melakukan sosialisasi, meskipun pesertanya tidak banyak
Macam SPG dadakan, Bu Rien'z menyampaikan diseminasi praktik baik dengan singkat dan padat (Buru-buru banget soalnya), sekilas tentang rumah belajar, bagaimana cara bikin akun (sengaja ga sampai tutorial mendaftar akun), sampai bagaimana Bu Rien'z memanfaatkan rumah belajar dalam KBM.
Tanpa LCD, tanpa Laptop (nanti semakin lama nyiapinnya), Akhirnya diseminasi bisa berjalan dengan lancar. Dan begitu selesai kita foto-foto dan yel-yel rumah belajar, Bu Rien'z langsung pamit, untuk menuju ke destinasi selanjutnya.
Assalamu'alaikum.. Semangat pagi, Sahabat Rumah Belajar..
Roadshow hari ketiga kali ini, Bu Rien'z akan mengunjungi tiga sekolah di sekitar Sewon dan Bantul Kota. Tujuan pertama adalah SMK Negeri 2 Sewon, yang lokasinya tidak jauh dari SMKN 1 Pleret. SMK Negeri 2 Sewon memiliki dua unit juga, yaitu unit 1 di Jl. Parangtritis, Timbulharjo, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55186, Indonesia. Nomor telepon: (0274) 6463472, dan unit 2 di Kowen I, Timbulharjo, Kec. Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55185.
Nah, kali ini Bu Rien'z akan mengunjungi kantor unit 2. Mendung dan gerimis tipis-tipis tak menyurutkan niat Bu Rien'z untuk tetap hadir di SMKN 2 Sewon. Dengan rute agak memutar, karena jembatan Jejeran sedang dibongkar, maka perjalanan yang biasanya cukup 10 menit menjadi sekitar 15 menit.
Setelah memperkenalkan diri, Bu Rien'z menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan di SMK Negeri 2 Sewon. Bu Rien'z juga memohon dukungan dari Kepala SMKN 2 Sewon, agar diizinkan untuk melakukan sosialisasi dan berbagi praktik baik pemanfaatan Rumah Belajar. Dari hasil assesment awal, ternyata beberapa guru di SMK Negeri 2 Sewon sudah ada yang mengenal RUmah Belajar. Hal ini mempermudah Bu Rien'z untuk menambah informasi mengenai testimoni para guru yang sudah pernah memanfaatkan Rumah Belajar.
Meski demikian, sekilas Bu Rien'z tetap memberikan penjelasan secara singkat mengenai fitur-fitur yang ada di Rumah Belajar. Menjelaskan pula bagaimana cara untuk mendapatkan akun di Rumah Belajar, sekaligus tawaran kepada para guru untuk menjadi kontributor sumber belajar di Rumah Belajar. Tak lupa, Bu Rien'z juga menginformasikan agar tahun depan, guru-guru bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan PembaTIK, dan siswanya bisa mengikuti kegiatan Ki Hajar Stem di tahun 2023.
Silakan mampir ke Channel YouTube Bu Rien'z ya. Saksikan tayangan kegiatan di SMKN 2 Sewon berikut ini:
Demikian, perjalanan Roadshow hari ketiga, tujuan pertama di SMKN 2 Sewon. Sampai jumpa lagi pada roadshow berikutnya.
Siswa SMK Kelautan pakai Rumah Belajar? Keren dong
Assalamu'alaikum..
Semangat pagi sahabat Rumah Belajar di seluruh Nusantara..
Salam Pendidikan!
Roadshow hari kedua, tujuan ketiga hari ini, Kamis 27 Oktober 2022 adalah menuju ke SMK Negeri 1 Sanden. Sekolah yang memiliki keunggulan dalam kompetensi kelautan ini beralamat di Jl. Samas No.KM, RW.11, Ngemplak, Srigading, Kec. Sanden, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55763. Kesan pertama menginjakkan kaki di sekolah ini adalah, kagum dengan respon siswa terhadap tamu. Para siswa dengan ramah menyambut kedatangan tamu, secara spontan.
Ditemui oleh Kepala Sekolah Bapak Kawit, M.T., Guru Seni Budaya Ibu Susmandiyah dan Bapak Gundan Bahtera dengan sangat ramah, membuat Bu Rien'z merasa betah berada di sekolah ini. Setelah memperkenalkan diri, dan menyampaikan maksud kedatangan, Bapak Kepala Sekolah mengutus Ibu Susmandiyah untuk memfasilitasi kegiatan yang akan Bu Rien'z laksanakan.
Bertempat di ruang pertemuan Waka, kegiatan Diseminasi Praktik Baik Rumah Belajar diikuti oleh beberapa guru dan siswa yang sedang tidak mengajar. Di awal kegiatan, Bu Rien'z diperkenalkan oleh Ibu Susmandiyah kepada para peserta, kemudian kegiatan langsung dialihkan sepenuhnya untuk diseminasi.
Menjelaskan apa itu Rumah Belajar? Bagaimana mengakses Web? atau mengunduh aplikasi di Playstore. Para siswa dengan semangat langsung membuka perangkat android mereka, dan mulai mengakses Rumah belajar. Sekilas Bu Rien'z demonstrasikan penggunaan Laboratorium Maya pada pelajaran Fisika dengan materi pengukuran gravitasi. Para siswa cukup antusias dalam mengikuti diseminasi ini.
Selanjutnya, Bu Rien'z juga menyampaikan, bahwa berdasarkan dasbor implementasi PMM di SMK Negeri 1 Sanden sangat kecil. Dari jumlah guru yang terdaftar, baru 1 guru yang login di PMM dan mengerjakan Pelatihan Mandiri. Untukitu, perlu pendampingan lebih lanjut mengenai pemanfaatan PMM di SMK Negeri 1 Sanden.
Berikut adalah daftar hadir peserta DisPraBa RumBel SMKN 1 Sanden
Yuk mampir Channel YouTube Bu Rien'z! Temukan banyak media yang bisa digunakan untuk mengajar.
Demikian rangkaian aktivitas bu Rien'z hari ini. Mulai dari Kapanewon Kasihan hingga Sanden, dilalui hingga pukul 15.00 WIB. Semuanya seru, dan asyik belajar bersama RumBel.
Sampai jumpa lagi pada Roadshow hari ketiga esok lagi...!!
Berbagi Bersama Guru dan Siswa SMKN 1 Pajangan di Wignya Wilapa
Assalamu'alaikum...
Semangat Pagi Sahabat Rumah Belajar.. Salam Pendidikan!!
Masih dihari yang sama, Kamis 27 Oktober 2022, kali ini tujuan ketiga dalam Roadshow DisPraBa Rumbel berada di SMK Negeri 1 Pajangan. SMK ini berlokasi di Pajangan, Triwidadi, Kec. Pajangan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55751, diperlukan waktu 25 menit perjalanan dari SMK Cokroaminoto Pandak.
Disambut dengan ramah oleh Bapak Kepala Sekolah, Bu Rien'z mengutarakan maksud kedatangan dan menyerahkan Surat Rekomendasi dari Kepala Baldik Bantul dan Surat Tugas dari Kepala SMKN 1 Pleret. Tak lupa, Bu Rien'z juga menyampaikan laporan dasbor Implementasi PMM dari Balai Besar Guru Penggerak DIY kepada beliau, agar nantinya segera mendapatkan tindak lanjut.
Bapak Drs. Sunar, Kepala SMK Negeri 1 Pajangan mengutus Bapak Teguh, untuk menfasilitasi kegiatan diseminasi ini. Pak Teguh kemudian bekerjasama dengan Waka Kurikulum, Bapak Andri untuk mengkondisikan beberapa guru yang saat itu tidak mengajar, sekaligus mengajak tiga orang siswa yang tidak terlibat dalam latihan upacara bendera.
Menuju ke perpustakaan SMK Negeri 1 Pajangan yang bernama "Wignya Wilapa" memiliki filosofi sebagai “tempat berkumpulnya orang-orang pintar”. Kesan pertama begitu masuk ke ruang perpustakaan adalah suasana yang adem, dimanjakan dengan ornamen batik dan front office dengan warna dasar Oranye, membuat perpustakaan ini terkesan ceria dan ramah anak.
Bersama tujuh orang guru dan tiga siswa, Bu Rien'z menyampaikan pengenalan fitur Rumah Belajar, sekaligus berbagi praktik baik pembelajaran menggunakan model pembelajaran Flipped Classroom. Menurut salah satu siswa jurusan RPL (Rekayasa Perangkat Lunak) yang mengikuti kegiatan ini, Tugas Praktik yang mereka lakukan adalah salahsatunya membuat game semacam yang ada di Rumah Belajar. Hal ini bisa menginspirasi mereka untuk membuat tugas yang bermanfaat bagi pembelajaran adik-adik kelas mereka.
Terkait dengan persentase implementasi PMM yang masih cukup rendah di sekolah ini, salah satu Guru, Pak Baroto menanyakan apakah ada pendampingan semacam workshop bagi guru-guru SMKN 1 Pajangan untuk mengimplementasikan PMM? Dengan senang hati, jika sekolah membutuhkan pendampingan dalam akses Pelatihan Mandiri di PMM, maka Bu Rien'z akan hadir kembali ke skolah ini. Tentu saja atas izin Kepala Sekolah dan perlu dialokasikan waktu khusus untuk pendampingan.
Tak lupa dilakukan sesi foto bersama, dengan menunjukkan portal rumah belajar, Bu Rien'z juga mengajak peserta untuk yel-yel rumah belajar. Para peserta diseminasi juga disilakan untuk mengisi daftar hadir sebagai bukti kehadiran.
Video bisa disaksikan melalui link berikut:
Demikian, berbagi praktik baik bersama Bapa/ibu guru dan siswa di SMK Negeri 1 Pajangan. Setelah ini, Bu Rien'z akan melanjutkan perjalanan ke arah Tenggara, tepatnya di SMK Negeri 1 Sanden. Sampai jumpa lagi, dan Salam Rumah Belajar..
Belajar dimana saja.. Kapan saja.. dan dengan Siapa saja... Wassalamu'alaikum...