Jumat, 21 November 2025

Prestasi Anak Negeri Radio Edukasi BBGTK DIY #29

Prestasi Anak Negeri: Berbagi Inspirasi Belajar Seru dengan Assemblr EDU

Kamis, 20 November 2025 menjadi salah satu momen berharga dalam perjalanan profesional saya. Saya mendapatkan kesempatan menjadi narasumber dalam program Prestasi Anak Negeri yang diselenggarakan oleh Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan DIY. Segmen ini ditayangkan melalui Radio Edukasi serta disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube mereka. Mengangkat topik “Belajar Seru dengan Assemblr EDU”, saya hadir bukan hanya sebagai guru, tetapi sebagai pembelajar yang ingin berbagi pengalaman dan semangat inovasi.

Pada kesempatan tersebut, saya juga memperkenalkan diri sebagai guru dari SMK Negeri 1 Seyegan sekaligus sebagai Assemblr Certified Educator Level 7. Ketika ditanya tentang perasaan meraih level tersebut, saya menjawab dengan jujur: bangga, bersyukur, sekaligus merasa tertantang. Level bukan sekadar angka, tetapi representasi dari proses belajar yang panjang, konsistensi, dan keberanian untuk mencoba hal baru dalam pembelajaran.
Diskusi kemudian mengalir pada motivasi saya mempelajari dan mengembangkan penggunaan Assemblr EDU. Saya menyampaikan bahwa ketertarikan saya bermula dari keinginan membuat pembelajaran lebih hidup dan bermakna. Di era digital, siswa membutuhkan pengalaman belajar yang tidak hanya tekstual, tetapi visual, interaktif, dan kontekstual. Assemblr EDU menawarkan ruang itu—menggabungkan teknologi 3D, augmented reality, dan kreativitas guru dalam satu platform yang mudah diakses.
Dalam sesi siaran, saya juga menjelaskan apa itu Assemblr EDU, bagaimana cara kerjanya, serta fitur-fitur unggulannya, termasuk 3D Generation berbasis AI dan kemampuannya digunakan secara offline. Pertanyaan tentang apakah platform ini berbayar juga menjadi bahasan penting, karena banyak guru yang mempertimbangkan aspek aksesibilitas. Saya menekankan bahwa teknologi akan berdampak besar jika dapat dijangkau dan dimanfaatkan secara maksimal oleh guru di berbagai daerah.
Tidak hanya membahas kelebihan, saya juga berbagi tantangan yang pernah saya hadapi: keterbatasan perangkat, adaptasi siswa, hingga proses belajar fitur baru yang terus berkembang. Namun di situlah letak pembelajaran sesungguhnya. Setiap tantangan adalah ruang bertumbuh. Saya juga membagikan tips sederhana bagi guru yang ingin memulai: mulai dari proyek kecil, sesuaikan dengan tujuan pembelajaran, dan jangan takut bereksperimen.
Bagi saya, tampil di program Prestasi Anak Negeri bukan sekadar berbicara di radio atau live YouTube. Ini adalah ruang untuk menyampaikan pesan bahwa guru Indonesia mampu berinovasi dan berprestasi. Bahwa teknologi bukan ancaman, tetapi alat untuk memperkaya pengalaman belajar. Dan bahwa setiap guru memiliki peluang yang sama untuk berkembang, selama mau belajar dan berbagi.
Saya menutup sesi dengan harapan sederhana: semoga semakin banyak guru yang berani mencoba pembelajaran berbasis teknologi, semakin banyak siswa yang merasakan belajar dengan cara yang menyenangkan, dan semakin luas kolaborasi yang terbangun di dunia pendidikan. Karena pada akhirnya, prestasi bukan hanya tentang capaian pribadi, tetapi tentang dampak yang kita hadirkan bagi generasi berikutnya.
#AssemblrCertifiedEducator
#AssemblrEDU
#AssemblrWorld
Segmen ini disiarkan Live Streaming melalui:
▪️ bbgtkdiy.kemendikdasmen.go.id/radioedukasi
▪️ Kanal YouTube Balai Besar GTK DIY


0 comments:

Posting Komentar

Sinau Wayang (One Day One Wayang) #36

Dewi Sri Widowati Hallo Sobat Budaya. Pecinta Wayang Jawa Sinau Wayang Part #36, Kamis Pon tanggal 5 Februari 2026, Rienz Kinarya melanjutka...